Karya Seni Rupa Daerah : Tema 9 Kelas V SD/MI

Konten [Tampil]

Edo dan Dayu sedang asyik mengobrol di kantin sambil minum teh manis. Tiba-tiba terdengar bel berbunyi. Edo dan Dayu segera menuju ke kelas untuk mengikuti pembelajaran berikutnya.


Pak Guru menunjukkan baju batik yang dikenakannya pada peserta didik. Pak Guru juga meminta peserta didik mengamati baju seragam batik yang sedang dikenakannya. Batik merupakan salah satu hasil karya seni rupa daerah. Apakah yang dimaksud dengan seni rupa daerah? 

Gambar Batik motif awan dari Cirebon


Seni rupa daerah adalah cabang seni rupa. Seni rupa daerah memiliki suatu ciri khas dari latar belakang sejarah suatu wilayah. Oleh karena itu, seni rupa daerah memiliki perbedaan dengan karya seni daerah lain. 

Karya seni rupa daerah dipengaruhi oleh corak seni tradisional. Corak seni tradisional terdiri atas karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. Karya seni rupa dua dimensi berupa karya tekstil, misalnya kain batik, kain tenun, dan kain songket.  

Karya seni rupa tiga deminsi, contohnya ukiran kayu, keramik, dan patung.





Karya seni daerah bercorak tradisional, biasanya menggunakan motif yang bersifat turun-temurun atau selalu sama dengan sebelumnya.  Daerah masyarakat pesisir pantai, biasanya akan lebih didominasi dengan bentuk seni rupa bermotif ikan, gelombang laut, karang, dan kapal. Sementara daerah masyarakat pegunungan, akan lebih didominasi dengan bentuk karya seni rupa bermotif buah, pepohonan, bunga, dan hewan-hewan.


Secara umum, karya seni rupa daerah memiliki ciri-ciri sebagai berikut. 

1. Bersifat kedaerahan. 

2. Dipengaruhi oleh budaya dan latar belakang sejarah suatu wilayah 

  • Mengandung simbol-simbol dan bermakna. 
  • Seringkali digunakan untuk upacara adat, agama, atau kebutuhan sehari-hari. 
  • Dibuat dari bahan alam yang berasal dari lingkungan. 

3. Corak dan motifnya dipengaruhi oleh kondisi fisik atau geografi suatu daerah, dipengaruhi juga oleh corak seni tradisional masyarakat setempat. 

Fungsi karya seni rupa daerah dibedakan menjadi fungsi individual dan fungsi sosial: 

1. Fungsi individual Sebagai media untuk mengekspresikan jiwa, emosi dan mencerminkan segala sesuatu, baik suka, duka, dan marah. Selain itu, karya seni juga sebagai media mengekspresikan cita-cita, pandangan hidup, watak, bentuk, corak bahan, dan juga teknik. 

2. Fungsi sosial
Sebagai media pendidikan 

Sebagai media hiburan (refreshing) 
Sebagai media komunikasi 
Sebagai media keagamaan 

Berdasarkan jenisnya, seni rupa daerah terbagi menjadi dua, yaitu seni murni dan seni terapan. 

1. Seni rupa murni Seni rupa murni adalah karya seni rupa yang mengutamakan segi keindahan tanpa memperhatikan fungsi. Contoh lukisan dan patung. 

2. Seni rupa terapan Seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang mengutamakan fungsi, namun tetap memperhatikan segi keindahan. Contoh batik, ukiran kayu, gerabah, dan lain-lain.

Ayo Berlatih

Kamu telah mengetahui tentang seni rupa daerah. Untuk lebih memahami tentang karya seni rupa daerah, cobalah untuk mengerjakan latihan berikut.


1.  Sebutkan berbagai jenis karya seni rupa daerah di Indonesia yang kamu ketahui.


Jawaban:

 Jenis karya seni rupa daerah di Indonesia antara lain adalah:

1.    Seni pahat: misalnya adalah pahatan Asmat dan wayang golek Jawa Barat,

2.    Seni lukis: misalnya adalah lukisan kamasan dari Bali dan lukisan kaca dari Cirebon

3.    Seni kriya: misalnya adalah seni tenun songket dan seni batik

 Pembahasan:

 Seni kaya adalah seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

 Wilayah Indonesia sangat kaya akan berbagai kesenian dalam bentuk seni rupa. Misalnya:

 1.    Seni pahat:

 Seni pahat menjadikan bahan kayu dan batu sebagai karya seni rupa dalam bentuk 3 dimensi (patung) maupun 2 dimensi (relief penghias dinding). 

 Daerah yang terkenal akan pahatannya misalnya adalah kabupaten Asmat di provinsi Papua, yang dikerjakan oleh suku Asmat dalam pola dan tekik tradisional. Suku  Asmat membuat hiasan patung yang bertema leluhur dan alam sekitarnya.

 Contoh lainnya adalah wayang golek, yang merupakan seni pahat kayu dari suku Sunda di Jawa Barat dan Banten. Wayang golek membuat pahatan tokoh-tokoh cerita seperti cerita Mahabarata dan Ramayana.

2.    Seni lukis:

 Seni lukis menghasilkan seni rupa 2 dimensi, dalam media kanvas. Lukisan kamasan adalah contoh seni lukis tradisional di kabupaten Klungkung, Bali. Seni lukis Kamasan merupakan seni lukis klasik yang biasanya bertema kisah pewayangan, kehidupan bangsawan, dan dongeng binatang

 Sementara itu di kabpaten dan kota Cirebon di Jawa Barat, banyak ditemui perajin lukisan kaca. Pada sei lukis kaca ini, sketsa lukisan dibuat di kertas, lalu dilukis pada kaca.

 3.    Seni kriya:

 Seni kriya menghasilkan kerajinan dalam bentuk tekstil dan kerajinan lainnya. Misalnya adalah seni tenun songket, yang banyak di produksi di pulau Sumatera, dan seni batik yang banyak diproduksi di pulau Jawa.

Batik dan songket banyak mengangkat motif bertema alam, seperti bunga, bambu dan pepohonan, serta motif hewan seperti burung.

 2. Sebutkan cirri-ciri umum karya seni rupa daerah.


  • Bersifat kedaerahan.
  • Dipengaruhi oleh budaya dan latar belakang sejarah suatu wilayah.
  • Corak dan motifnya dipengaruhi oleh kondisi fisik atau geografi suatu daerah dipengaruhi oleh corak seni tradisional masyarakat setempat.



3.  Sebutkan dua macam seni rupa berdasarkan jenisnya.

Berdasarkan jenisnya, seni rupa daerah terbagi menjadi dua, yaitu seni murni dan seni terapan.


4. Sebutkan 3 contoh seni rupa terapan yang ada di sekitar daerahmu.

contoh seni rupa terapan, yaitu batik, ukiran kayu, dan gerabah.



5. Sebutkan fungsi karya seni rupa daerah.

Fungsi karya seni rupa daerah dibagi menjadi dua.

Fungsi individual yaitu seni rupa sebagai media untuk mengekspresikan jiwa, emosi dan mencerminkan segala sesuatu baik suka, duka , marah, cita-cita, pandangan hidup, watak, bentuk, corak bahan dan juga teknik yang tercerminkan melalui karya seni.


Fungsi sosial artinya seni rupa dapat digunakan sebagai media pendidikan, media hiburan (refreshing), media komunikasi, dan sebagai media keagamaan






Comments
0 Comments

Belum ada Komentar untuk "Karya Seni Rupa Daerah : Tema 9 Kelas V SD/MI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel