Musyawarah Mufakat untuk Mengatasi Masalah dalam Keberagaman

Konten [Tampil]

Kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam menuntut warganya untuk mengembangkan cara untuk menjaga keutuhan dan kerukunan warganya dengan melakukan musyawarah.  Bacalah kisah berikut ini dengan saksama, lalu jawablah pertanyaan tentang kisah tersebut.

MUSYAWARAH

Musyawarah Mufakat untuk Mengatasi Masalah dalam Keberagaman


Desa Sukamaju mendapat dana bantuan dari pemerintah untuk perbaikan ekonomi masyarakat. Kepala Desa mengadakan rapat untuk menentukan jenis bantuan yang akan diberikan kepada warga yang tidak mampu. 

Pak Doni dan Pak Badu bersikeras agar semua bantuan diwujudkan dalam bentuk binatang ternak, yaitu kambing dan sapi. Pak Ali mengusulkan agar bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan dan mata pencaharian warga. Misalnya, Pak Anto sebagai peternak bebek mendapat bantuan bebek. Bu Rita penjual nasi goreng dan Bu Parmi penjual barang kelontong mendapatkan bantuan berupa uang sebagai tambahan modal usaha. Namun, usul Pak Ali ini ditentang oleh Pak Doni dan Pak Badu karena tidak sesuai dengan pendapat mereka berdua.


Jawablah pertanyaan berikut ini! 
1. Apakah menurutmu sikap Kepala Desa mencerminkan sikap mengutamakan musyawarah dan mufakat?  Mengapa?
Iya,  Kepala Desa mengadakan rapat untuk menentukan jenis bantuan yang akan diberikan kepada warga yang tidak mampu. 


2.  Bagaimana pendapatmu tentang sikap Pak Doni dan Pak Badu? Sifat mereka berdua hanya mementingkan egonya sendiri dan tidak mau menerima pendapat orang lain.


3. Bagaimana pendapatmu tentang sikap Pak Ali? Menurut saya pendapat pak Ali lebih bisa merangkul kebutuhan semua warga.

4. Tuliskan paling sedikit dua cara yang dapat kamu lakukan untuk menghargai orang lain! 
Tidak memotong pembicaraan orang lain saat musyawarah, Mau menerima pendapat orang lain dan mempersilahkan pemimpin rapat yang memutuskan. Mengusulkan pendapat dengan bahasa yang sopan.




Comments
0 Comments

Belum ada Komentar untuk "Musyawarah Mufakat untuk Mengatasi Masalah dalam Keberagaman"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel