Apa hubungan rempah-rempah dan penjajahan di Indonesia?

Konten [Tampil]

Rempah-rempah begitu melimpah di bumi Indonesia. Melimpahnya rempahrempah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Namun,
rempah-rempah yang begitu melimpah juga membuat bangsa-bangsa di Eropa berusaha untuk menguasai perdagangannya. Pada Pembahasan Kali ini ada 3 pertanyaan yang akan gurune ulas yaitu, Mengapa bangsa Eropa berhasrat memonopoli perdagangan rempahrempah? Seberapa tinggikah nilai ekonomis rempah-rempah di mata bangsabangsa Eropa? dan Apa hubungan rempah-rempah dan penjajahan di Indonesia?

cengkih basah dan cengkih kering

Rempah – rempah sudah kesohor sejak ribuan tahun silam. Dalam sejarah rempah – rempah tercatat kala itu perburuan rempah – rempah terbesar dilakukan pada abad 15an, bangsa – bangsa di eropa saling berlomba mencari komoditi golongan rempah – rempah, mereka menuju ke pusat – pusat penghasil rempah – rempah terbesar didunia. Empat Bangsa besar eropa saling bersaing dalam pencarian ini antara lain spanyol, porugis, belanda dan inggris. Mereka rela melakukan penjelajahan jauh dengan biaya super besar demi menemukan pusat rempah dunia kala itu. Mengapa si rempah – rempah samai sebegitunya di cari oleh para penjelajah eropa? Jack Turner mengatakan dalam bukunya ( sejarah rempah dari erotisme sampai imperialism 2011 ) “ Citarasa hanyalah salah satu bagian dari sekian banyak daya tarik rempah – rempah yang menyajikan jauh lebih banyak nuansa eksotis ke atas meja makan daripada yang pernah kita bayangkan.

Rempah – rempah memiliki banyak manfaat yang sangat beragam, tidak hanya sebagai penyedap rasa yang dijadikan adu gengsi para bangsawan di meja makanya saja kala itu, namun lebih dari itu banyak manfaat yang ada di rempah – rempah, diantaranya dijadikan sebagai pengawet obat, makanan, pengawet mayat, pewangi ruangan, untuk dupa dan pemujaan.

Karena begitu beragamnya manfaat rempah – rempah nilai jualnyapun melejit bahkan nilainya melebihi nilai logam mulia seperti emas kala itu, maka dulu komoditas rempah didistilahkan sebagai emas hijau dengan nilai atau harga yang fantastis. Pada abad ke 15 colombus asal italia mengawali penjelajahanya, namun vasco dagamalah yang berhasil akan misi ini selisih 5 tahun kemudian.

Mengapa bangsa Eropa berhasrat memonopoli perdagangan rempahrempah? 


Alasan mengapa bangsa eropa ingin memonopoli perdagangan rempah - rempah pada abad 15 adalah karena nilai jual yang tinggi, dan tidak adanya komoditas rempah -rempah dieropa, serta beragamnya manfaat yang bisa didapatkan dari rempah -rempah membuat bangsa eropa berlomba - lomba mendapatkan rempah -rempah sebanyak mungkin serta berhasrat memonopoli perdagangan rempah-rempah. Keuntungan besarlah yang menjadi tujuan utama mereka.

Seberapa tinggikah nilai ekonomis rempah-rempah di mata bangsabangsa Eropa?


Nilai ekonomis rempah – rempah sangatlah tinggi dimata bangsa eropa, sebab rempah – rempah memiliki banyak sekali manfaat yang beragam pada masa itu, tidak hanya sebagai penyedap rasa yang dijadikan adu gengsi para bangsawan di meja makanya saja kala itu, namun lebih dari itu banyak manfaat yang ada di rempah – rempah, diantaranya dijadikan sebagai pengawet obat, makanan, pengawet mayat, pewangi ruangan, untuk dupa dan pemujaan.

Karena beragamnya manfaat rempah – rempah nilai jualnyapun melejit bahkan nilainya melebihi nilai logam mulia seperti emas kala itu, maka dulu komoditas rempah didistilahkan sebagai emas hijau dengan nilai atau harga yang fantastis.

Apa hubungan rempah-rempah dan penjajahan di Indonesia?


Indoneisa salah satu penghasil rempah -rempah terbesar didunia kala itu, dengan berbagai jenis rempah - rempa yang ada, menjadikan indonesia menjadi salah satu tujuan penjelajahan bangsa - bangsa eropa dalam berburu rempah - rempah.

Bangsa eropa memiliki 3 tujuan sebetulnya dalam penjelajahanya yaitu Gold ( mencari kekayaan ), Gospel ( menyebarkan agama ) dan Glori ( mencari kejayaan  )

Rempah - rempah memiliki ekonomis yang tinggi maka jika bisa memonopoli rempah - rempah maka tujuan utama mereka ( gold ) tercapai. Dan untuk mempermudah dalam melakukan monopolinya maka tujuan ketiga yaitu ( glori ) harus dijalankan, yaitu dengan cara menjajah bangsa - bangsa yang memiliki sumberdaya rempah - rempah besar didunia, salah satunya adalah Indonesia.

Tahukah kamu hubungan antara cengkih dan penjajahan yang dialami oleh bangsa kita?


Cengkih Termasuk salah satu jenis rempah yang banyak dicari.Karena Cengkih memiliki banyak manfaat. Sebagai bumbu masak, cengkih digunakan dalam bentuk bunga utuh atau dalam bentuk bubuk. Cengkih juga dimanfaatkan oleh bangsa China dan Jepang sebagai dupa. Selain itu, minyak cengkih digunakan sebagai aroma terapi dan obat sakit gigi. Pohon cengkih banyak manfaatnya sehingga menjadikannya bernilai ekonomis tinggi. Oleh karena itulah, cengkih merupakan salah satu bahan rempah-rempah yang menjadi buruan bangsa-bangsa Eropa. Hal itu memicu terjadinya penjajahan di Indonesia.

Salah satu peristiwa tidak menyenangkan yang dialami oleh bangsa Indonesia adalah penjajahan yang berlangsung cukup lama.

Bangsa kita mengalami penjajahan cukup lama. Selama masa penjajahan, bangsa kita mengalami penderitaan akibat adanya penindasan.Pada masa pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia, datanglah orang-orang Eropa yang mengadakan pelayaran samudra. Kedatangan orangorang Eropa di Nusantara mula-mula disambut baik oleh bangsa Indonesia. Namun, ketika orang-orang Eropa itu berusaha menguasai Nusantara, mereka mendapat reaksi keras berupa perlawanan-perlawanan di berbagai daerah.
Lalu, apa sebenarnya yang melatarbelakangi bangsa-bangsa Eropa tersebut datang ke Indonesia dan akhirnya menjajah bangsa Indonesia?

kita lihat di pembahasan berikutnya -->>Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

Comments
0 Comments

Belum ada Komentar untuk "Apa hubungan rempah-rempah dan penjajahan di Indonesia?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel