Berkreasi Membuat Cover Buku dari Cerita Penyandang Cacat yang Sukses

Berkreasi Membuat Cover Buku dari Cerita Penyandang Cacat yang Sukses - materi kelas v sd/mi semester 1, tema 1 sub tema 2 pembelajaran ke 2
membuat cover buku 

Gurune.net - Kemarin ngajar kelas V tema 1, sub tema 2 pembelajaran ke 2, sangat unik sob... salah satu tugas dalam ayo berkreasi, anak - anak disuruh membuat cover buku sob.

Kita cek tugasnya, ...

oya materi yang gurune share ini bisa jadi inspirasi kecil buat anak-anak dirumah, orang tua yang mendampingi me ngerjakan tugas dirumah, bahkan untuk bapak dan ibu guru kelas v di seluruh Indonesia.

ini tugasnya sob. lihat gambar di bawah ini ya..

tugas kelas 5 membuat cover buku

Bacaan pada tema 1 sub tema 2 pembelajaran 2 :

Penyandang Cacat yang Sukses 


Sidik lahir dengan kondisi yang memprihatinkan. Dia tak memiliki kedua kaki mulai dari pangkal paha. 

Boleh dibilang, tubuhnya hanya separuh. Sebelum menggunakan kursi roda, dia mengayunkan dua tangan guna menyeret tubuhnya untuk berjalan. 

Meski tubuhnya tak sempurna, sejak kecil Sidik tidak pernah mau merepotkan orang lain. 

Ia selalu berusaha melakukan semua aktivitasnya sendiri. Dia juga tidak mau dipapah atau digendong. 

“Saya tidak mau dikasihani orang. Saya ingin sukses bukan karena orang kasihan kepada saya, tetapi karena kerja keras saya,” katanya lugas. 

Setelah bertahun-tahun bekerja di Yayasan Swa Prasidya Purna tetapi tidak menghasilkan materi berarti, Sidik memilih keluar dan mencari pekerjaan lain. 

Dengan bekal ijazah diplomanya, dia diterima di sebuah perusahaan kontraktor sebagai staf personalia. Tapi belum lama dia bekerja, krisis moneter tahun 1998 menghantam dan perusahaannya terpaksa tutup. 

Maka, dimulailah periode Sidik menjadi pengangguran. Tetapi, dia tak mau lama-lama menganggur, Sidik mulai mengikuti berbagai kursus keterampilan yang diadakan oleh Pemda DKI bagi penyandang cacat. 

Salah satu kursus yang memikat perhatian Sidik ialah kursus membuat kerupuk dari singkong.
Modalnya ketika itu sumbangan dari Pemda DKI sebesar satu juta rupiah. 

Bersama istrinya, Sidik kemudian memulai usaha membuat kerupuk dari singkong. “Dulu belum ada merek, plastik pembungkusnya masih polos.” 

katanya. Pada awal produksi dia memproduksi sekitar 100 bungkus kerupuk berukuran 2 ons dari bahan baku singkong sebanyak 10 kilogram. “Namanya juga pertama, kerupuk dagangan saya baru habis setelah sebulan lebih,” katanya mengenang. 

Namun kini, dari hanya mengolah 10 kilogram singkong, Sidik mengolah sedikitnya 50 hingga 100 kilogram singkong setiap bulannya. Dia juga sudah memiliki merek lengkap dengan cap di pembungkus produknya. 

“Saya beri nama merek Cap Gurame, ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan ikan gurame, tetapi gurame adalah singkatan dari Gurih, Renyah, Enak,” katanya tersenyum. “Kalau nanti ada uang lebih, merek ini saya mau patenkan.” tambahnya. Beruntung, ada seorang pengusaha lokal yang melihat kegigihan Sidik dan akhirnya menyumbangkan sebuah sepeda motor untuk operasional usaha. 

“Namanya juga tidak punya kaki, saya sempat bingung juga, bagaimana mengendarainya?” Tetapi Sidik tak kehilangan akal, dia mendesain motornya agar tuas perseneling dapat dioperasikan dengan tangan. 

Dengan bantuan tukang las, jadilah sebuah motor dengan tongkat besi tambahan yang ditempel di perseneling dan injakan rem. Tidak lupa dia juga menempelkan gerobak di sampingnya untuk mengangkut muatan. 

“Motor itu benar-benar membantu mobilitas dan produktivitas usaha saya.” ujar Sidik. Saat ini Sidik terus mengembangkan pemasaran produknya. Setiap hari dia masih berkeliling ke koperasi-koperasi atau warung di seluruh pelosok Ibukota. Bahkan saat Kabari mewancarainya, dua kali telepon selularnya berbunyi dari orang yang meminta agar pasokan kerupuk “Cap Gurame” segera dikirim. 

Kini, dari hasil usahanya, Sidik mengantungi keuntungan berkisar 1 sampai 2 juta rupiah perbulan. Meski jumlahnya kecil, apa yang diperbuat Sidik termasuk luar biasa. 

Dengan keadaan yang terbatas, dia menjadi enterpreuner sejati. Meminjam rumusnya Pak Ciputra, pengusaha dan dosen mata kuliah enterpreunership, bahwa Indonesia membutuhkan sedikitnya 20 persen penduduknya menjadi enterpreuner, barulah menjadi negara makmur, maka Sidik telah memulainya bertahun-tahun lalu. 

Jelaslah, Indonesia membutuhkan orang-orang gigih seperti Sidik.

( Sumber cerita buku siswa kelas V edisi revisi 2017 )



Setelah membaca tugas dan bacaan diatas kita lihat dulu uraian tentang cover buku


Cover atau Sampul Buku

Cover atau sampul merupakan bagian terluar dari buku yang terdiri atas dua sisi, yakni depan dan belakang. 
Kedua sisi ini saling mendukung dan melengkapi serta menguatkan isi dari buku. 

Cover  yang baik adalah yang bisa mempengaruhi dan menarik minat orang untuk membaca isi buku secara keseluruhan. 

Untuk itu, maka sebuah cover harus memenuhi unsur-unsur berikut. 

1. Terdapat judul dengan pemilihan jenis huruf yang menarik dan mencolok. 

2. Terdapat kalimat penjelas judul yang singkat dan mudah dipahami. 

3. Terdapat nama penulis. 

4. Terdapat identitas penerbit. 

5. Menyertakan gambar yang menarik. 

6. Terdapat sinopsi isi buku pada sisi belakang. 

7. Terdapat identitas buku pada punggung buku.

untu poin ke 5 gurune punya sampel gambar ilustrasinya ni sob bisa dijadikan inspirasi ya....full murni hasil karya anak...

maka patut kita hargai dan motivasi...


Berkreasi Membuat Cover Buku dari Cerita Penyandang Cacat yang Sukses
gambar : cover buku materi kelas 5 sd/mi

Berkreasi Membuat Cover Buku dari Cerita Penyandang Cacat yang Sukses
gambar : cover buku materi kelas 5 sd/mi

Berkreasi Membuat Cover Buku dari Cerita Penyandang Cacat yang Sukses
gambar : cover buku materi kelas 5 sd/mi

Berkreasi Membuat Cover Buku dari Cerita Penyandang Cacat yang Sukses
gambar : cover buku materi kelas 5 sd/mi

Berkreasi Membuat Cover Buku dari Cerita Penyandang Cacat yang Sukses
gambar : cover buku materi kelas 5 sd/mi

Berkreasi Membuat Cover Buku dari Cerita Penyandang Cacat yang Sukses
gambar : cover buku materi kelas 5 sd/mi


itu sob pembahasan dan contoh materi tema 1 sub tema 2 pembelajaran ke 2 kelas V SD/MI tentang Berkreasi Membuat Cover Buku dari Cerita Penyandang Cacat yang Sukses .
Comments
0 Comments

Belum ada Komentar untuk "Berkreasi Membuat Cover Buku dari Cerita Penyandang Cacat yang Sukses "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel