Kelemahan Kurikum 2013 Dalam Kaidah Kebahasaan

Apasi kelemahan kurikum dan pendekatan pembelajaran bahasa yang mengakibatkan siswa kesulitan menguasai kaidah kebahasaan ?    Hal yang baru dalam Kurikulum 2013 adalah pembelajaran yang integratif antara pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan IPA dan IPS. (Sebenarnya ini dalam Kurikulum 2006 juga telah terjadi yaitu pada pembelajaran tematik di SD kelas 1-3, namun pelaksanannya belum efektif).     Apabila guru tidak mampu menyeimbangkan dua  konten yang berbeda ini, maka bisa saja salah satu konten dari mata pelajaran akan hilang. Apabila hal ini terjadi, maka pelajaran bahasa Indonesia benar-benar hanya sebagai alat pengantar mata pelajaran lain.     Maryanto (Kompas, 3 April 2013) menyatakan bahasa Indonesia dijadikan mapel penghela, penghulu, dan pembawa ilmu pengetahuan.     Jika di awal sosialisasi kurikulum 2013 banyak guru menanyakan hilangnya mata pelajaran IPA dan IPS di SD kelas rendah, maka sangat mungkin setelah kurikulum ini dilaksanakan di kelas akan terjadi sebaliknya.     Semua pelajaran bahasa Indonesia termasuk sastra hanya terasa IPA dan IPS.     Sedangkan masih banyak guru yang menyepelekan penerapan penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar hanya “wajib” bagi mata pelajaran Bahasa Indonesia, tetapi “sunah” bagi mata pelajaran yang lain.     Padahal penerapan terhadap penggunaan tata bahasa yang benar bukan hanya tanggung jawab guru Bahasa Indonesia, melainkan tanggung jawab semua guru.     Padahal guru merupakan profesi ilmiah yang berkewajiban untuk menggunakan dan mengajarkan bahasa Indonesia dengan baik dan benar kepada para siswanya.    Di dalam Kompetensi Dasar mata pelajaran bahasa  Indonesia Kurikulum 2013 tidak ditemukan penjelasan  khusus. Hal itu berbeda dengan kurikulum-kurikulum  sebelumnya.     Pada Kurikulum 2006 sebelum paparan tentang  kompetensi dasar terdapat penjelasan tentang latar belakang,    tujuan mata pelajaran Bahasa Indonesia, dan ruang lingkup   (BSNP, 2006a; 2006b; 2006c).     #Forum #diskusi #daringppg
forum diskusi daring ppg - gurune.net

Gurune.net - Apasi kelemahan kurikulum dan pendekatan pembelajaran bahasa yang mengakibatkan siswa kesulitan menguasai kaidah kebahasaan ?

Hal yang baru dalam Kurikulum 2013 adalah pembelajaran yang integratif antara pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan IPA dan IPS. (Sebenarnya ini dalam Kurikulum 2006 juga telah terjadi yaitu pada pembelajaran tematik di SD kelas 1-3, namun pelaksanannya belum efektif). 


Apabila guru tidak mampu menyeimbangkan dua  konten yang berbeda ini, maka bisa saja salah satu konten dari mata pelajaran akan hilang. Apabila hal ini terjadi, maka pelajaran bahasa Indonesia benar-benar hanya sebagai alat pengantar mata pelajaran lain. 

Maryanto (Kompas, 3 April 2013) menyatakan bahasa Indonesia dijadikan mapel penghela, penghulu, dan pembawa ilmu pengetahuan. 

Jika di awal sosialisasi kurikulum 2013 banyak guru menanyakan hilangnya mata pelajaran IPA dan IPS di SD kelas rendah, maka sangat mungkin setelah kurikulum ini dilaksanakan di kelas akan terjadi sebaliknya. 

Semua pelajaran bahasa Indonesia termasuk sastra hanya terasa IPA dan IPS. 

Sedangkan masih banyak guru yang menyepelekan penerapan penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar hanya “wajib” bagi mata pelajaran Bahasa Indonesia, tetapi “sunah” bagi mata pelajaran yang lain. 

Padahal penerapan terhadap penggunaan tata bahasa yang benar bukan hanya tanggung jawab guru Bahasa Indonesia, melainkan tanggung jawab semua guru. 

Padahal guru merupakan profesi ilmiah yang berkewajiban untuk menggunakan dan mengajarkan bahasa Indonesia dengan baik dan benar kepada para siswanya.

Di dalam Kompetensi Dasar mata pelajaran bahasa
Indonesia Kurikulum 2013 tidak ditemukan penjelasan
khusus. Hal itu berbeda dengan kurikulum-kurikulum
sebelumnya. 

Pada Kurikulum 2006 sebelum paparan tentang
kompetensi dasar terdapat penjelasan tentang latar belakang,

tujuan mata pelajaran Bahasa Indonesia, dan ruang lingkup

(BSNP, 2006a; 2006b; 2006c).

#Forum #diskusi #daringppg

Belum ada Komentar untuk "Kelemahan Kurikum 2013 Dalam Kaidah Kebahasaan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel