Breaking News
Loading...
Rabu, 15 Mei 2019

Strategi Pembelajaran Mengahadapi Era Pendidikan 4.0




gurune.net
Gurune.net -Sekarang ini kita telah memasuki era pendidikan 4.0 yaitu era pendidikan yang dipengaruhi revolusi industri 4.0. Di Era Pendidikan 4.0 dunia pendidikan sebagai gerbang utama untuk mencetak “Sumber Daya Manusia” yang cerdas dan berkarakter harus memberikan bekal karakter yang kuat pada siswa dalam menghadapi perubahan yang mendasar dalam bidang teknologi ( disrupsi teknologi ) yang sudah semakin tampak. Dunia pendidikan di Indonesia harus berubah cepat dengan strategi pembelajaran yang tepat dari jenjang sekolah dasar sampai jenjang perguruan tinggi.
Sekolah dasar sebagai pencetak pertama generasi millennial juga harus bersiap diri dengan menerapkan strategi pembelajaran era pendidikan 4.0. Mulailah dari cara –  cara sederhana akan tetapi mengena, dengan pemanfaatan sumber daya yang ada. Guru sebagai penggerak perubahan menuju Indonesia cerdas berkarakter dalam Revolusi Industri 4.0. Guru di era millennial harus mampu mengembangkan dirinya dengan berbagai cara, salah satunya melalui literasi digital. Dengan literasi digital diharapkan seorang guru bisa melakukan inovasi dalam pembelajaran agar lebih menarik, berkesan dan mampu menjawab kebutuhan era 4.0. Untuk mensukseskan pembelajaran tersebut dibutuhkan strategi pembelajaran yang tepat.
Strategi pembelajaran era pendidikan 4.0 dapat diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Strategi pembelajaran inilah yang nantinya akan mengarah kepada lima kompetensi revisi kurikulum yang disampaikan oleh mendikbud “ Muhadjir Effendy” yaitu kemampuan berfikir kritis, kreatif & inovatif, kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan berkolaborasi serta kepercayaan diri siswa. Adapun strategi pembelajaran yang bisa diterapkan oleh guru antara lain :
1.    Mendorong Siswa berfikir kreatif
Kretifitas seorang anak didik sangatlah dibutuhkan untuk menghadapi revolusi Industri  4.0. Untuk membuat siswa kreatif harus didukung lingkungan dan guru yang menerapkan strategi pembelajarn yang kreatif pula. Pemberian tugas berbasis produk dan proyek merupakan salah satu cara merangsang untuk mendorong siswa berfikir kreatif dan mendorong siswa untuk menciptakan ide – ide baru. Pertanyaan yang bersifat HOTS dan pertanyaan yang membutuhkan jawaban yang  sifatnya umum berupa gagasan pribadi juga sangat dibutuhkan untuk melatih siswa berfikir kretif dalam penyelesaian masalah.
2.    Teknik QAR ( Question, Answer, Relationship )
Strategi ini digunakan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam memperoleh berbagai informasi dari berbagai sumber yang berkaitan dengan berbagai bidang. Contoh pertanyaan dalam teknik QAR  : mengapa ekosistem lingkungan menentukan kehidupan organism manusia, binatang dan tumbuhan? Dari pertanyaan tersebut maka siswa akan mengaitkan hubungan timbale balik antara lingkungan dengan manusia, hewan dan tumbuhan.  Untuk mengaitkan hubungan timbal balik tersebut maka siswa harus mencari berbagai sumber informasi yang tersedia melalui media internet, buku dan nara sumber. Setelah berbagai informasi didapat barulah mereka bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan mengaitkan hasil informasi dari berbagai sumber. Pembiasaan penggunaan strategi pembelajaran melalui teknik QAR kepada siswa akan melatih siswa dalam cara pengumpulan informasi, menyimpulkan masalah, dan penyelesaian masalah yang tepat dari berbagai literasi.
3.    Strategi Komunikasi
Strategi komunikasi bertujuan agar siswa dapat berkomunikasi dengan baik. Kemampuan komunikasi yang baik merupakan kemampuan yang penting dalam kehidupan sosial apalagi di era digitalisasi sekarang ini yang memungkinkan untuk dapat berkomunikasi secara global tanpa batas ruang dan waktu. Strategi pembelajaran komunikasi bisa kita terapkan melalui pembelajaran diskusi terbuka dengan tema yang telah ditentukan dengan sistem kelompok dan masing-masing kelompok sebagai pemateri atau nara sumber. Penyampaian informasi sesuai dengan kemampuan anak karena pada intinya merupakan tahap pembelajaran awal yang bertujuan merangsang agar siswa dapat berkomunikasi dengan baik.
4.    Strategi Penyelesaian Masalah( Problem Solving )
Sekarang ini permasalahaan semakin komplek, oleh karena itu guru harus menyiapkan siswa untuk berlatih dalam menyelesaikan berbagai masalah. Adapun tahapan strategi pembelajaran penyelesaian masalah ( Problem Solving ) yaitu pertama Topik permasalahan yang diciptakan oleh guru. Tahap berikutnya siswa diarahkan untuk dapat mengidentifikasi masalah,  mencari informasi sebanyak mungkin disertai dengan pengumpulan ide dalam bentuk catatan, menyeleksi ide yang terbaik, membangun dan mencoba ide tersebut, dan mengevaluasi hasil sebagai pemecahan dan penyelesaian masalah. Strategi pembelajaran ini akan dapat merangsang siswa untuk berfikir mencari ide baru agar masalah yang dihadapi bias teratasi.
Itulah strategi pembelajaran yang diharapkan bisa diterapkan dalam kelas untuk menghadapi era pendidikan 4.0. Dengan menerapkan strategi pembelajaran tersebut  diharapkan dapat merangsang siswa dalam berfikir kreatif, mandiri, baik dalam berkomunikasi serta mampu dalam menyelesaikan masalah.


0 komentar :

Posting Komentar

Back To Top
Gurune.net