Breaking News
Loading...
Kamis, 09 November 2017

Materi, Soal, Slide Power Poin, RPP IPA Kelas V Semester 1 ( BENDA DAN SIFATNYA )

IPA KELAS V ( KTSP ) SEMESTER I
MATERI POKOK : BENDA DAN SIFATNYA

A.    Standar Kompetensi       :
4.  Memahami hubungan antara sifat bahan dengan penyusunnya dan perubahan sifat benda sebagai hasil suatu proses

B.     Kompetensi Dasar
4.1 Mendeskripsikan hubungan antara sifat bahan dengan bahan penyusunnya, misalnya benang, kain, dan kertas

C.    Indikator

  • Mengidentifikasi beberapa jenis sifat bahan berdasarkan struktur penyusunnya, misalnya: bahan tali-temali.
  • Memberi contoh penggunaan berbagai jenis bahan berdasarkan strukturnya.
  • Mengidentifikasi bahan-bahan yang akan diuji kekuataannya.
  • Membandingkan kekuatan beberapa jenis bahan yang diuji, misalnya berbagai jenis benang/kertas.
  • Menyimpulkan dari hasil percobaan bahwa ada hubungan antara jenis penyusun bahan dengan sifatnya.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kali ini saya akan berbagi Materi ajar berupa slide Power Poin RPP, Soal Praktek dan UH untuk materi yang sudah saya tuliskan di atas. semua perangkat tersebut sebagian kami susun sendiri, sebagian lagi hasil copas dari beberapa BSE dan download dari blog seseorang yang kami tulis ulang, adapun foto-foto yang ada pada power poin merupakan hasil copy paste dari Google dengan kata kunci di setiap bagian. Perangkat ini kami tujukan untuk guru kelas V, Orang tua siswa, mahasiswa PGSD yang sedang melaksanakan PPL dan siswa  kelas V yang membutuhkan referensi soal dan semua pihak yang ingin memakai kami persilahkan. langsung saja ya kami share hasil kerja susah payah dalam penyusunan dan pengetikan di blog hehehe...

Pertama silahkan 

A. MATERI 

BENDA DAN SIFATNYA
A.Sifat bahan dan struktur penyusunya
1. Benang 
merupakan gabungan dari beberapa serat Serat merupakan 
untaian-untaian bahan yang tidak dapat dipisahkan. Dan merupakan 
bahan dasar pembuatan benang dan tali. Sifat benang lebih kuat dari pada serat

SERAT DIBAGI MENJADI 2 :

 SERAT ALAMI
    a. Serat kapas
    b. serat wol
    c. Serat ijuk
    d. Serat sutra ( dst )

- SERAT SINTETIS
    a. Serat Nilon
    b. Serat Polyester
    c. Serat baja ( dst )

2. Tali
CIRI UTAMA TALI
a. LENTUR ( MUDAH DILILITKAN )
b. KUAT ( TIDAK MUDAH PUTUS )

3. Kain
Kain termasuk benda berstruktur. Beberapa jenis kain di antaranya kain katun, 
kain sutra, dan kain wol. Kain katun berasal dari serat kapas yang dipintal
dulu  menjadi benang. Kain sutra berasal dari serat sutra yang dipintal dulu menjadi 
benang sutra. Sedangkan kain wol berasal dari bahan baku bulu binatang. 
Biasanya dari bulu domba yang dipintal menjadi benang. Benang wol kemudian 
ditenun menjadi kain wol. Kain katun, kain sutra, dan kain wol berasal dari serat alami.

B.Perubahan Sifat benda dan Penyebabnya
1. Perubahan Sifat Benda
Benda dapat mengalami perubahan sifat, secara alami atau pengaruh
tindakan manusia. Perubahan sifat benda antara lain: perubahan wujud,
perubahan bentuk, perubahan warna, perubahan kekerasan, perubahan bau, 
dan perubahan kelenturannya.

a. Perubahan Wujud  
    ada 3 macam, yaitu :
    1) benda padat,
    2) benda cair, dan
    3) benda gas.
















Perubahan wujud padat menjadi cair disebut mencair.
Perubahan wujud cair menjadi padat disebut membeku.
Perubahan wujud cair menjadi gas disebut menguap.
Perubahan wujud gas menjadi cair disebut mengembun.
Perubahan wujud gas menjadi padat disebut mengkristal.
Perubahan wujud padat menjadi gas disebut menyublim.

b. Perubahan Bentuk
Bentuk benda ada bermacam-macam, ada yang berbentuk bulat,
lonjong, kotak, persegi, kerucut, dan lain-lain. Bentuk-bentuk benda dapat
mengalami perubahan. Contoh air di dalam panci dapat diubah menjadi
bentuk yang bermacam-macam sesuai dengan cetakannya.

c. Perubahan Warna
Pernahkah terpikirkan olehmu, mengapa bajumu yang baru, lama
kelamaan menjadi kusam? Baju tersebut sering dicuci dan dijemur di terik
matahari. Tindakan inilah yang menyebabkan warna pakaianmu memudar.
Benda-benda di sekitarmu seperti foto, pensil, kertas, sepatu, dan tas yang
semula indah warnanya lama kelamaan juga akan memudar karena
pengaruh udara dan panas.

d. Perubahan Kekerasan
Coba kamu perhatikan benda-benda di sekitarmu yang semula kerasnseperti batu 
dapat berubah kekerasannya karena pengaruh perubahan cuaca. Contoh: kayu 
yang semula keras dapat lapuk, karena pengaruh hujan dan panas.

e. Perubahan Bau
Pernahkah kamu mengamati tikus mati yang membusuk? Tikus atau binatang lain 
yang membusuk akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Hal ini terjadi disebabkan 
oleh mikroba.

f. Perubahan Kelenturan
Benda-benda dari karet biasanya lentur dan elastis. Kelenturan karet
ini dapat berubah karena pengaruh panas, minyak, atau bensin. Karet yang
terus-menerus terkena panas matahari akan berubah menjadi kaku. Jika
karet tersebut kita regangkan, karet menjadi putus karena rapuh. Begitu
pula karet yang terkena minyak atau bensin, karet pun dapat mengembang
dan menjadi rapuh.

2. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Sifat Benda
Banyak sekali faktor yang dapat memengaruhi sifat benda, di antaranya
sebagai berikut.

a. Pemanasan
Sifat benda akan berubah karena pengaruh suhu atau pemanasan. Contoh: pakaian 
yang basah bila dijemur di terik matahari akan menjadi kering, nasi yang basah bila 
dijemur menjadi kering dan keras, dan lain-lain.

b. Pembakaran
Sifat benda akan berubah karena proses pembakaran. Contohnya: kayu yang dibakar akan
berubah bentuk dan warnanya, serta mengeluarkan asap (menjadi arang, warnanya 
hitam, dan asap berwujud gas). Sifat arang dan asap berbeda dengan sifat kayu.

c. Pendinginan
Sifat benda akan berubah karena proses pendinginan. Contohnya air yang didinginkan 
akan berubah menjadi es batu. Air adalah benda cair, sedangkan es batu merupakan 
benda padat. 

d. Pembusukan
Sifat benda akan berubah karena proses pembusukan. Contohnya: makanan yang 
kamu biarkan beberapa hari akan membusuk, karena pengaruh bakteri atau 
mikroba. Bakteri atau mikroba akan mengeluarkan zat yang menyebabkan menjadi 
busuk, lunak, dan berlendir.

e. Pencampuran
Sifat benda akan berubah karena proses pencampuran. Contohnya:
pembuatan tembok atau gedung dengan cara mencampurkan air, pasir dan semen 
menjadi satu. Air merupakan benda cair, sedangkan semen dan pasir merupakan 
benda padat. Setelah terjadi pencampuran ketiganya dan dibiarkan beberapa saat, 
menjadi sangat keras dan memiliki sifat yang berbeda dengan aslinya.

f. Perkaratan
Logam yang sering terkena air akan cepat berkarat, karena air banyak 
mengandung oksigen. Jika logam, terutama besi dan baja serta seng bersentuhan 
langsung dengan udara dan air, maka akan terjadi reaksi oksigen membentuk karat. 
Warna besi atau seng berubah menjadi cokelat atau hitam. Besi atau seng yang 
semula keras dan kokoh berubah menjadi rapuh dan mudah patah.

Perubahan fisika adalah perubahan zat yang sifatnya sementara (dapat kembali ke 
wujud semula). Contoh: membeku, mencair, menyublim, menguap, mengembun, 
memuai, menyusut. Perubahan fisika tidak menghasilkan zat baru.

Perubahan kimia adalah perubahan zat yang sifatnya tetap/kekal/abadi (tidak dapat 
kembali ke wujud semula). Contoh pembusukan, perkaratan, dan pembakaran.
Perubahan kimia menghasilkan zat baru.

Saya Lampirkan Slide untuk mengajarnya silahkan 

Dilanjut materi prakteknya :

Belum Lengkap kalau belum koleksi soalnya




0 komentar :

Posting Komentar

Back To Top
Gurune.net